5 Pemimpin Wanita Pernah Menginspirasi Dunia

5 Pemimpin Wanita Pernah Menginspirasi Dunia

5 pemimpin wanita telah kami pilih dan sortir sedemikian rupa terkait kiprahnya perihal memberikan inspirasi positif ke seluruh umat manusia.  Jikalau membahas prestasi wanita dalam negeri, kita selalu memperingati 21 April setiap tahunnya sebagai Hari Kartini, pahlawan kegerakan emansipasi perempuan.

Ibu kita Raden Ajeng Kartini adalah seorang puteri sejati, membela kaumnya yaitu wanita Indonesia demi menerima hak setara dengan pria. Berkat jasa beliaulah, pada masa sekarang banyak wanita bisa berkesempatan mengejar impian dalam hidupnya, termasuk mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi.

5 Pemimpin Wanita Pernah Menginspirasi Dunia

Walau bagaimanapun juga, kodratnya perempuan tetaplah jangan sampai terlupa, yaitu merawat anak – anak serta melindungi ‘sarang’ tempat tinggal keluarga nya. Ketika menjadi seorang ibu, perempuan juga mengemban tugas mulia sebagai pendidik anaknya sampai memberikan teladan dalam menghadapi lingkungan sekitar perumahan mereka adalah sosok wanita tangguh.

Selanjutnya, kesetaraan sebuah hak bagi golongan perempuan juga meliputi bidang pengetahuan serta pekerjaan profesional pada perusahaan besar taraf multi nasional. Ia berhak mendapat jaminan dari pemerintah dalam memenuhi kewajibannya memberi izin bekerja tanpa memandang sentimen gender tertentu pria maupun wanita.

Mengikuti kemajuan zaman, wanita punya peran semakin penting sebagai pendukung ataupun memimpin sehingga perlu mengadakan upgrade diri berdasarkan bidang ketertarikannya. Lagipula, gapailah cita – citamu setinggi langit kalau perlu hingga meraih kursi penting di pemerintahan, perusahaan, dan sebagainya, buatlah Kartini bangga.

5 Pemimpin Wanita Paling Berpengaruh Dari Manca Negara

Bukan hanya bertambah banyak di Indonesia, terdapat sedikitnya 5 pemimpin wanita bermunculan satu persatu menginspirasi banyak orang untuk berpikir maju. Bahkan mereka mampu menempati posisi penting dalam sistem Pemerintahan, serta berkontribusi besar dan krusial manakala mencetuskan gagasan brilian. Kami telah menelusuri rekam jejak mereka yang terangkum seperti berikut ini:

  1. Jacinda Ardern – Perdana Menteri New Zealand

Pemimpin Wanita Jacinda Ardern – Perdana Menteri New Zealand

Sebagai Perdana Menteri New Zealand wanita ketiga, Jacinda Ardern juga masuk kategori sebagai PM termuda urutan kedua sepanjang sejarah pemerintahannya. Memasuki usianya ke 37 pada tahun ini, Jacinda juga termasuk ke daftar 100 tokoh paling memberikan pengaruh dalam majalah Times.

Jacinda Ardern menerima penilaian sebagai sosok berkepimpinan teguh lengkap berikut perasaan berempati yang cukup tinggi dan manusiawi daripada para pendahulunya. Ia mengeluarkan pernyataan tegas tentang sikapnya terkait pembelaan terhadap kaum muslim di New Zealand, serta sukses menangani tindakan terorisme 2019.

  1. Halimah Yacob – Presiden Singapura

Halimah Yacob – Presiden Singapura

Ibu Halimah Yacob mengukir sejarah pada silsilah kepemimpinan negaranya, karena ia berhasil mengambil gelar presiden Singapura walaupun hanya seorang minoritas. Bukan hanya datang dari kaum perempuan yang seringkali mendapat pandangan sebelah mata, Halimah Yacob juga merupakan seorang muslim berpopulasi sedikit.

Sebelum menjadi orang nomor satu di Singapura, Halimah berketurunan Melayu hanyalah seorang satpam sambil berjualan nasi padang sehari – hari. Ia tidak putus asa atas nasibnya, melainkan menjadikannya semangat untuk maju sampai akhirnya dianugerahi sertifikat untuk mencalonkan diri pada pemilu.

  1. Zuzana Caputova – Presiden Slovakia

Zuzana Caputova – Presiden Slovakia

Zuzana Caputova pertama kali mulai terkenal semenjak ia berprofresi sebagai pengacara dan menengahi suatu kasus limbah ilegal hingga 14 tahun. Hingga usianya menginjak 45 tahun, Zuzana yang memiliki dua anak kala itu mendaftar keanggotaan ke partai Progressive Slovakia berideologi liberalisme.

Ia pun akhirnya memenangkan pemilihan umum sehingga dirinya resmi menjabat presiden Slovakia dan sebagian besar publik menyambutnya baik serta positif. Zuzana Caputova kini sukses menjelma sebagai sebuah simbol baru terhadap pengharapan dan bangkitnya demokrasi pada Eropa bagian tengah maupun timur.

  1. Theresa May – Perdana Menteri Inggris

Theresa May – Perdana Menteri Inggris

Keberhasilan Theresa May menduduki kursi kepemimpinan selaku Perdana Menteri Kerajaan Inggris telah menjadi terobosan semenjak bulan Juli 2016 silam. Dirinya pun tercatat sebagai pejabat spesial, yaitu Ketua Partai Konservatif. Semasa belum mendapat jabatan Perdana Menteri, Theresa May aktif melayani pemerintah dan masyarakat sebagai Menteri Dalam Negeri.

May kala itu bertarung berhadapan dengan Andrea Leadsom pasca pengunduran diri David Cameron karena beliau merasa gagal mengurusi Uni Eropa. Menariknya, Leadsom pun mengalah dari perebutan kursi, dan berbalik memberi dukungan terhadap Theresa May sehingga ia otomatis bergelar Perdana Menteri.

    1. Angela Merkel – Counselor Germany

Angela Merkel – Counselor Germany

Total sudah tercatat empat kali Angela Merkel bersumpah untuk melayani bangsa dan negaranya sebagai Counselor Jerman tepatnya dua tahun lalu. Parlemen pemerintahan bersepakat menunjukknya sekali lagi dengan perolehan lebih dari 350 suara untuk dukungannya mengisi kursi kepemimpinan Counselor.

Angela Merkel belum pernah putus kepemimpinannya sebagai Counselor semenjak pertama kali dilantik pada tahun 2005 berdurasi 4 tahun sekali. Ia juga merupakan termasuk sosok perempuan perdana yang mampu menapaki tangga jabatan paling tinggi sepanjang sejarah negara disiplin yaitu Jerman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *